Hati and Lembaga Pencernaan

Samitivej Sukhumvit Hospital

35%

Endoskopi di pusat kami memiliki tingkat deteksi adenoma (ADR) sebesar 35%, sepuluh persen lebih tinggi dari rata-rata global, sehingga menghasilkan diagnosis dan pengobatan yang lebih akurat dan tepat. Angka ini masih meningkat karena kita telah mengadopsi teknik pembesaran Narrow Band Imaging. Transplantasi hati di pusat kami memiliki tingkat keberhasilan lebih dari 90%. Hasil ini sebanding dengan fasilitas terkemuka lainnya di seluruh dunia.

LAYANAN UTAMA & PENGOBATAN

PERAWATAN DAN LAYANAN

  • Berbagai perawatan endoskopi dan laparoskopi, termasuk kapsul endoskopi nirkabel
  • Cholangiopancreatography retrograd endoskopik (ERCP) - untuk diagnosis dan pengobatan kelainan pada saluran empedu, tidak meninggalkan bekas luka bedah di perut.
  • Manometri anorektal dan gastrointestinal
  • Terapi biofeedback anorektal
  • Biopsi hati gastrointestinal
  • Prosedur perawatan hati
    • Injeksi Etanol Perkutan (IEP) - sejenis pengobatan kanker dimana alkohol disuntikkan langsung ke dalam gumpalan kanker
    • Transcatheter oily chemoembolization (TOCE) — sejenis kemoterapi dimana agen kimia disuntikkan secara langsung ke dalam tumor kanker dengan memasukkan tabung kecil melalui arteri hepatika.
    • Transarterial embolization (TAE) - menggunakan gelfoam untuk mencegah pendarahan akut di hati dan sistem pencernaan.
    • Radiofrequency Ablation (RFA) — suatu bentuk pengobatan kanker hati yang menggunakan frekuensi radio
  • Perawatan menggunakan teknik x-ray bukan operasi
    • Manometri esofagus
    • Manometri usus kecil
    • Endoskopi
    • Pengobatan Kanker Usus Besar
  • Perawatan dengan operasi

KONDISI YANG BISA DIOBATI

  • Hepatitis A, B, C, dan E
  • Penyakit hati kronis, kolestasis dan genetik
  • Sirosis
  • Infeksi di hati (seperti abses hati, dll)
  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
  • Ulkus lambung atau duodenum
  • Penyakit radang kronis pada usus kecil (misalnya penyakit Crohn, kolitis ulserativa)
  • Diare akut atau kronis atau konstipasi
  • Perdarahan gastrointestinal bagian atas atau bawah
  • Wasir dan kelainan anorektal
  • Gangguan gastrointestinal fungsional seperti irritable bowel syndrome (IBS) dan sindrom nyeri perut fungsional (FAPS)
  • Gangguan motilitas saluran gastrointestinal (misalnya achalasia)
  • Pankreatitis kronis atau akut
  • Batu empedu dan choledocholithiasis (batu saluran empedu)
  • Semua bentuk kanker hati, perut, usus besar, usus kecil, esofagus, pankreas dan kandung empedu
AFILIASI KAMI

SANO Hospital, Japan